Rabu, 15 Desember 2010

PANITIA SELEKSI TES CPNS PEMKAB MERANTI DI ANGGAP KURANG PROPESIONAL

Kemaren,Tepatnya Selasa (14/12/2010) sekitar pukul 10,45.Tepatnya di jalan dorak atau di kantin depan kantor DPRD kabupaten kepulauan Meranti,Sebuah kendaraan bermotor menghentikan laju kendaraanya, Kedua orang itu ternyata pasangan suami istri, Setelah masuk dalam kantin, Keduanya yang merupakan warga desa insit kec tebing tinggi barat itu, tersenyum kepada salah seorang anggota dewan yang sedang menunggu jadwal masuk sidang,,,Gini Lhoo mass,,,kami berdua kan mengikuti pendaftaran penerimaan CPNS di pemkab meranti yang saat ini sedang dalam tahap seleksi, Heranya setelah panitia pengumuman mengeluarkan hasil tes administrasi, Nama kami berdua tidak tercantum/tidak lulus administrasi,,karena penasaran,saya pun menanyakan ke beberapa orang panitia,sambil menunjukan kopy-an persyaratan tes administrasi yang kami ajukan, setelah di lihat oleh panitia, mereka menyebutkan persyaratan kami lengkap dan tidak ada yang salah,namun anggota panitia lain menjawab jika dokumen yang kami ajukan sudah terlambat, alias sudah berada di antara timbunan dokumen yang ada di gudang,,,ketika kami meminta pertanggung jawaban kepada panitia, mereka hanya menjawab, Wah pokoknya tak bisa, dokumen nya aja sudah ada di gudang, lagian kan sudah di umumkan, kata panitia,,

Mendengar keluhan warganya, salah seorang anggota dewan itu langsung mengontek salah seorang panitia sambil mempertanyakan adanya kejanggalan terkait penerimaan CPNS, namun jawaban yang di terima kurang memuas,kan, Gini aja, kalau memang kata panitia tidak ada persoalan, maka panitia bisa di tuntut, jangan jangan ini bukti jika panitia penerimaan CPNS tidak propesional, dan kurang teliti, ini tidak bisa di biarkan, kata nya.

waduuuuhhhh,,dari awal kan sudah banyak persoalan di setiap penerimaan CPNS, dulu gitu juga, wajar ajalah kalau setiap menjelang pelaksanaan penerimaan tes CPNS, pemkab di demo mahasiswa dan elemen lainya, itukan bukti kinerja mereka yang tidak betul, jangan jangan ini ladang korupsi di pemkab meranti, kalo memang benar, sudah jelas pelanggaran hukum harus di usut, sebab ini juga menyeleweng tujuan peemekaran kabupaten kepulauan meranti, kata salah seorang warga lainya yang juga asyik nguping di kanton itu...

Ayoooooooooooooooooooo,,,Ada atau tidak yang berani mengusut,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar